Persiapan Pendaftaran IPDN Tahun 2021-2022

Advertisement

Simpkbgtk.com Institut Pemerintahan dalam Negeri (IPDN) kembali membuka kesempatan bagi para lulusan SMA sederajat untuk mendaftar menjadi praja IPDN. Bagi Anda atau putra putri Anda yang ingin menjadi kader pemerintahan baik pusat maupun daerah, IPDN dapat menjadi salah satu pilihan sekolah tinggi yang patut dipertimbangkan. IPDN merupakan sekolah tinggi dengan ikatan dinas yang berada dalam naungan Kementerian dalam Negeri (kemendagri).

Tahun ini seleksi penerimaan praja IPDN akan dilakukan secara nasional melalui daring. Biasanya pendaftaran akan dilakukan sekitar bulan Juni. Seluruh tahapan seleksi bebas biaya. Apabila ada pihak- pihak yang meminta imbalan atau tagihan selama pendaftaran hingga proses seleksi dapat dipastikan itu merupakan  bentuk penipuan.

Seleksi penerimaan praja IPDN nantinya menggunakan sistem gugur. Setiap tahapan seleksi akan dipilih peserta yang lolos untuk mengikuti tahap seleksi selanjutnya. Jika tidak lolos pada satu tahap seleksi, maka peserta tersebut dinyatakan gugur dan tidak bisa melanjutkan seleksi.

Syarat Pendaftaran IPDN

Syarat pendaftaran IPDN berikut ini merupakan syarat yang diberikan pada tahun sebelumnya. Sebagai persiapan pendaftaran tidak ada salahnya jika mengetahui syarat pendaftaran karena kemungkinan besar persyaratannya kurang lebih sama setiap tahunnya.

Persyaratan umum

  1. Pendaftar IPDN berkewarganegaraan Indonesia
  2. Usia pendaftar IPDN minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2021
  3. Tinggi badan bagi pendaftar IPDN laki- laki minimal 160 cm dan bagi perempuan minimal 155 cm.

Persyaratan khusus

  1. Pendaftar IPDN tidak pernah melakukan tindak kejahatan yang berujung hukuman pidana dan tidak dalam proses menjalani hukuman pidana.
  2. Pendaftar IPDN yang berjenis kelamin laki- laki tidak boleh memiliki tindik atau bekas tindik kecuali atas ketentuan agama/ adat.
  3. Pendaftar IPDN tidak boleh memiliki tato atau bekas tato di seluruh bagian badan.
  4. Pendaftar IPDN memiliki kesehatan mata yang baik, tidak diperkenankan menggunakan kacamata atau softlens.
  5. Pendaftar IPDN baik laki- laki maupun perempuan belum menikah atau kawin dan khusus bagi pendaftar berjenis kelamin perempuan belum pernah hamil/ melahirkan.
  6. Pendaftar IPDN tidak pernah dikeluarkan dari perguruan tinggi manapun termasuk dari IPDN.
  7. Pendaftar IPDN tidak boleh menikah selama menjadi praja IPDN.
  8. Pendaftar IPDN yang telah menyelesaikan pendidikan di IPDN harus bersedia menjadi CPNS/ PNS dan ditempatkan di seluruh wilayah di Indonesia
  9. Pendaftar IPDN yang lolos seleksi harus siap menjalani pendidikan di kampus IPDN yang telah ditetapkan.
  10. Pendaftar IPDN yang lolos seleksi harus taat pada peraturan yang berlaku di IPDN.
  11. Pendaftar IPDN yang lolos seleksi dilarang melakukan tindak pelanggaran hukum dan kriminal. Jika melanggar, maka akan dikeluarkan dari kampus IPDN.
  12. Pendaftar IPDN melakukan pendaftaran dengan identitas dan dokumen asli. Jika terbukti ada berkas yang palsu, maka pendaftar dinyatakan gugur.

Persyaratan administrasi

  1. Pendaftar IPDN memiliki ijazah SMA/MA/ Paket C.
  2. Pendaftar IPDN yang lulus SMA pada tahun 2017-2020 memiliki nilai rata- rata rapor minimal 70,00 dan nilai rata- rata ujian sekolah minimal 70,00.
  3. Pendaftar IPDN dari Provinsi Papua dan Papua Barat yang lulus pada tahun 2017-2020 memiliki nilai rata- rata rapor minimal 65,00 dan nilai rata- rata ujian sekolah minimal 65,00.
  4. Pendaftar IPDN yang berumur 17 tahun ke atas sudah mempunyai KTP elektronik. Apabila belum mempunyai KTP elektronik, pendaftar dapat menggunakan KK.
  5. Pendaftar IPDN yang belum mempunyai KTP elektronik dan KK harus menyertakan pengganti berupa Surat keterangan kependudukan atau bukti permintaan pembuatan KTP elektronik dimana NIK yang terdapat dalam surat tersebut sama dengan NIK yang digunakan dalam pendaftaran online.
  6. Pendaftar IPDN yang merupakan siswa SMA tahun ajaran 2019/2020 harus melampirkan surat keterangan lulus yang diterbitkan kepala sekolah atau pejabat berwenang.
  7. Pendaftar IPDN menyiapkan pas foto yang terbaru dan memiliki email aktif.
  8. Pendaftar IPDN yang berasal dari Papua atau Papua Barat yang mendaftar sebagai Orang Asli Papua (OAP) harus melampirkan surat keterangan OAP yang ditandatangani oleh BKD kabupaten/ kota asalnya dan diketahui oleh Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP).

Tata Cara Pendaftaran IPDN

Merujuk pada tata cara pendaftaran tahun sebelumya, berikut ini langkah- langkah pendaftaran IPDN:

  1. Buka laman https://sscasn.bkn.go.id/ kemudian pilih menu “sekolah kedinasan”. Anda bisa juga membuka laman https://dikdin.bkn.go.id/ kemudian klik “daftar sekarang”.
  2. Isi formulir yang disediakan dengan data Anda yang benar sesuai data pada KTP dan KK. Mulai dari NIK, Nomor KK, , nama lengkap, dan tanggal lahir. Tuliskan kode captcha di kolom yang tersedia. Kemudian klik “lanjutkan”. Nantinya Anda akan mendapatkan akses untuk login ke https://dikdin.bkn.go.id/.
  3. Kembali ke laman https://dikdin.bkn.go.id/ kemudian klik “login” di bagian kanan atas.
  4. Ketik NIK dan password sesuai yang Anda dapatkan sebelumnya. Kemudian klik “masuk”.
  5. Pilih sekolah kedinasan IPDN. Kemudian lengkapi formulir biodata yang tersedia dan upload berkas dokumen yang diminta.
  6. Setelah semua data telah lengkap, cek kembali data Anda. Kemudian cetak bukti pendaftaran Anda.

Tahap Seleksi IPDN

Ada tiga tahapan seleksi penerimaan praja IPDN.

  1. Tes yang berupa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dilaksanakan dengan CAT BKN.
  2. Tes untuk memeriksa kesehatan berupa Tes Kesehatan daerah yang dalam pelaksanaannya akan dilakukan oleh Kepolisian Daerah.
  3. Tes Pantukhir yang terdiri atas seleksi administrasi (verifikasi dokumen tes) dan tes kesehatan tahap 2. Keduanya dilaksanakan di Kampus IPDN pusat di Jatinangor.

Semoga dengan informasi pendaftaran ipdn diatas biasa anda jadikan refrensi, meskipun infonya masih tahun sebelumnya. Sebagai persiapan pendaftaran tidak ada salahnya jika mengetahui syarat dan tata cara pendaftaran karena kemungkinan besar,  kurang lebih sama setiap tahunnya

sumber: https://spcp.ipdn.ac.id/

Advertisement
Persiapan Pendaftaran IPDN Tahun 2021-2022 | admin | 4.5