Kebijakan Baru Kuota Data Guru, Siswa, Mahasiswa dan Dosen

58 sec read

guru

Kebijakan baru diambil oleh kementerian pendidikan disaat Kemendagri memutskan untuk memberakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau disebut dengan PPPKM karena saat itulah pembelajaran sekolah dilangsungkan secara online atau pembelajaran jarak jauh seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya

Kebijakan baru tersebut terkait dengan penyaluran bantuan kuota data internet kepada para pendidik dan para peserta didik. Baik itu kepada siswa sekolah dari jenjangan pendidikan PAUD hingga dengan SMA. Dan juga pemberian paket data kepada guru, dosen dan mahasiswanya.

Pemberian kuota data Internet ini diberikan untuk membantu penyelenggaran proses pembelajaran yang berlangsung dengan kombinasinya antara tatap muka terbatas dengan pembelajaran jarak jauh. Bagi pemerintah daerah yang sudah melangsungkan penyelenggaraan secara tatap muka.

Jumlah kuota data yang diberikan ini dilakukan secara bertahap pada bulan desember ini untuk Pendidikan anak usia dini akan diberikan kuota data sebesar 3 GB sedangkan untuk jenjang pendidikan Dikdasmen akan mendapatkan kuota sebesar 4 GB setiap bulannya.

Untuk Guru dan dosen serta mahasiswa akan mendapatkan tambahan bantuan kuota data sebesar 5 GB per bulannya dan data akan diberikan pada bulan desember ini secara bertahap. bagi yang tidak menggunakan alias tidak terpakai maka akan hangus atau tidak bersifat komulatif.

Seperti yang diungkapkan dalam jpnn.com bahwa Sekolah telah menyampaikan verifikasi ponse atau nomor ponsel sudah dimutakhirkan dan dipertanggung jawabkan sesuai dengan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM).

Paket data tersebut dimaksudkan untuk akses materi belajar yang ada di portal rumah belaja atau berbagi kanal edukasi atau seluruh laman akses dari kementerian kecuali yang diblokir oleh kementerian komunikasi dan Informatika.

Semoga pandemi segera berakhir dan sekolah dapat berjaan normal kembali seperti sedia kala tanpa ada pembelajaran jarak jauh karna memang pembelajaran dengan tatap mukanya berbeda dengan pembelajaran yang dilangsungkan dengan online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *