Malam lailatu Qadar, di 10 hari Terakhir Bulan Ramadhan, Adakah Amalan Khususnya?

Advertisement

Simpkbgtk.com – Malam lailatul qadar identik dengan 10 hari terakhir di Bulan Ramadhan. Namun, kita tidak tahu kapan malam ini akan turun. Namun istimewanya bahwa malam ini lebih baik dari seribu malam kemuliaannya dengan artian Alah akan melipatgandakan amalan ibadah amalan seperti seribu bulan lamanya. Seperti yang Allah telah firmankan dalam surah Alqodar Bahwa Alqur’an diturunkan ke dunia pada Malam Lailatul qadar.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya [Al-Quran] pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu [penuh] kesejahteraan sampai terbit fajar,” (QS. Al-Qadr [97]: 1-5)

Riwayat malam ini juga disampaikan oleh Aisyah dalam hadist riwayat dari Bukhori Bahwasannya, pada 10 hari terakhir bula Ramadhan, Aisyah membangunkan keluarganya untuk fokus dengan memperbanyak ibadah di Malam hari, baik itu beri’tikaf di masjid ataupun membaca al-Qur’an untuk menggapai malam lailatul qadar.

Aisyah RA pernah mengatakan, “Saat memasuki sepuluh akhir Ramadan, Rasulullah SAW fokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” (HR Al-Bukhari).

Dan dikisahkan dari Abu Ishaq dalam kitabnya, bahwa kebanyakan para ulama berpandangan bahwa jatuhnya malam lailatul qadar ni jatuh pada malam-malam ganjil tapi belum tahu akan tanda-tanda turunya dan akan lebih baik kita sebagai orang awam, untuk mengerjakan kebaikan dengan sungguh-sungguh dari awal ramadhan hingga akhir ramadhan terlebih di 10 hari terakhir bulan ramadhan. Dan Amalan do’a yang disunnahkan dan dikerjakan oleh Rasulullah adalah membaca do’a ammpunan sebagaimana berikut

Sesungguhnya Aisyah juga pernah bertanya kepada Rasulullah Amalan Khusus ketika bertemu dengan Lailatul Qadar dengan do’a khusnya sepeerti yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah yaitu dengan membaca do’a sebagai berikut:

Abu Ishaq al-Syirazi, dalam kitabnya At-Tanbih menuliskannya sebagai berikut:

ويطلب ليلة القدر في جميع شهر رمضان وفي العشر الأخير أكثر وفي ليالي الوتر أكثر وأرجاها ليلة الحادي والعشرين والثالث والعشرين ويستحب أن يكون دعاؤه فيها اللهم انك عفو تحب العفو فاعف عني

Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasul, andaikan aku bertemu Lailatulqadar, doa apa yang bagus dibaca? Rasul menjawab, ‘Allâhumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annî,’ (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai orang yang minta ampunan. Karenanya ampunilah aku),” (HR Ibnu Majah).

Sebagaimana dari hadist dan riwayat dari penulis hadis bahwasanya Allah Maha Pengampun dan menyukai orang yang meminta pengampunan di 10 malam terakhir bulan ramadhan dengan menghidupi amalan dengan memperbanyak berik’tikaf, membaca alqur’an bersedah dan menunaikan ibadah lainnya atas dasar iman dan ikhlas.

Advertisement
Malam lailatu Qadar, di 10 hari Terakhir Bulan Ramadhan, Adakah Amalan Khususnya? | admin | 4.5